Review Film Hachiko : A Dog’s Story
Hari ini rasa penasaran saya lunas sudah tentang sebuah Film yang berjudul “Hachiko : A Dog’s Dtory” yang diperankan oleh Richard Gere. Film yang satu ini kalai menurut saya pribadi wajib untuk ditonton. Terus terang saya seorang muslim yang tidak senang dengan anjing karena banyak hal. Tapi ketika nonton film ini kok tiba-tiba air mata saya mulai menetes sendiri karena cerita yang sangat mengharukan, melihat kesetiaan seekor anjing terhadap tuannya. Maka dari itu, walaupun ini film lama yang sudah berumur setahun yang lalu saya sedikit mereview cerita Hachiko : A Dog’s Story tersebut.
Ketika Parker Wilson (seorang Profesor musik) pulang dari kantornya pada suatu hari, ia menemukan seekor anak anjing. Si anak anjing itu sebenarnya dikirim dari sebuah kuil (mungkin Jepang?) ke Amerika, tetapi karena kesalahan kelalaian pegawai stasiun kereta api akhirnya si anjing tidak sampai ketujuan. Kasihan pada si anjing, Parker pun membawanya pulang ke rumah. Pada awalnya, istri Parker, Cate geram karena tidak suka ada peliharaan dalam rumah tangga mereka. Toh, hati Cate luluh melihat bagaimana Parker mencintai anjing itu. Kalung anjing yang ditulis berangka delapan akhirnya menjadi nama panggilannya: Hachi (angka delapan di kebudayaan timur diasosiasikan dengan nasib baik).
Hachi yang tumbuh makin besar makin terikat dengan Parker. Si anjing cerdas setiap pagi berangkat mengantar sang majikan ke stasiun kereta api dan setiap sore hari tepat pada pukul lima setia menantikan majikannya pulang. Begitu seterusnya sampai suatu hari sebuah tragedi terjadi. Parker mendadak terkena serangan jantung di tempat kerjanya dan meninggal dunia. Ia tidak pernah bisa pulang lagi. Hachi yang tidak mengerti hal ini tetap menanti dengan setia di depan stasiun kereta api itu tiap jam 5 sore. Loyalitas dan kesetiaannya ini menyentuh hati setiap orang yang bekerja di stasiun tersebut.
Sebenarnya, Hachiko sempat dipelihara oleh putri sang Profesor, namun kesetiaan Hachiko lah yang membuat sang putri tersebut melepaskan Hachiko untuk pergi dari rumah tuan barunya tersebut. Sang putri Profesor tersebut tidak tahan melihat Hachiko yang setiap hari melamun dan tidak periang seperti dulu ketika sang Profesor masih hidup. Setelah pergi dari rumah tersebut Hachiko tinggal didekat terminal kereta api dan terus melakukan kegiatan rutinnya setiap sore yakni menunggu tuannya pulang. Hingga pada akhirnya kabar kesetian Hachiko sampai kepada seorang wartawan yang akhirnya mendokumentasikan kesetiaan Hachiko tersebut sehingga orang-orang yang membaca berita tersebut menjadi iba sehingga banyak yang mengirim bantuan berbentuk uang.
Hari ke hari, minggu, bulan dan tahun, kesetiaan Hachiko tidak pernah luntur menunggu sang tuan datang. Disinilah awal cerita yang mengharukan dimulai. Setiap orang yang melihat kesetiannya menjadi sangat iba dan sang istri profesor pun sangat terharu melihat kesetiaan Hachiko “Selama inikah kau masih menunggu tuanmu, bolehkah aku ikut menunggu disini bersamamu” kata sang istri profesor kepada Hachi sambil memeluk Hachiko. Hingga akhirnya Hachiko mati setelah 9 tahun menunggu tuannya yang tak muncul juga.
Menurut informasi bahwa Hachiko: A Dog’s Story tidak pernah dirilis di bioskop Amerika. Itu tidak berarti film ini memiliki kualitas yang buruk. Jauh dari itu. Ini adalah salah satu film terbaik yang menggambarkan hubungan anjing dengan majikannya. Sebuah film yang harus ditonton untuk setiap pecinta anjing.
Note: Film ini diangkat dari kisah nyata. Hachiko yang asli pernah hidup di Jepang pada era 30an (Baca selengkapnya disini). Begitu tersohornya kisah mengenai kesetiaannya sampai-sampai dibangun sebuah patung Hachiko di pintu kereta Shibuya (tempat Hachiko dulu menanti majikannya datang). Sampai saat ini Hachiko menjadi salah satu perlambang kesetiaan bagi orang Jepang.
| Kalau sudah mampir disini dan baca – baca, rasanya belum lengkap tanpa sebuah komentar yang bisa ditinggalkan supaya saya dapat mengucapkan terima kasih karena sudah mampir kesini Saling berhubungan sangat baik untuk meningkat traffic pada site anda |
Popularity: 6% [?]









This post has 3 comments
July 30th, 2010
it was very interesting to read http://www.suriyadi.net
I want to quote your post in my blog. It can?
And you et an account on Twitter?
August 3rd, 2010
I would like to exchange links with your site http://www.suriyadi.net
Is this possible?
August 10th, 2010
Ok… Done